
Mahasiswa Berprestasi Bisnis Digital Kembali Raih Prestasi Internasional sebagai Delegasi International Youth Connection dan Best Project pada Ajang Idea Innovation SDGs 13 di Singapura dan Malaysia
Salatiga, 25 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Semester 6, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Salatiga, Monika Rosalinda, kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Ia terpilih sebagai delegasi dalam program International Youth Connection bertema “Special Earth Day Edition – Scaling SDG 13 through Indonesian Youth Innovation” yang dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 20–23 April 2026. Dalam ajang tersebut, Monika juga berhasil meraih penghargaan Best Project pada kompetisi Idea Innovation SDGs 13.
Kegiatan ini merupakan program internasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk berkolaborasi dalam menghadapi isu perubahan iklim (SDG 13). Delegasi yang terlibat berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan rangkaian kegiatan berupa study abroad, kunjungan institusi, eksplorasi budaya, hingga konferensi internasional dan kompetisi inovasi.
Rangkaian kegiatan dimulai pada hari pertama di Singapura dengan study abroad di National University of Singapore, yang dikenal sebagai salah satu kampus terbaik dunia. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Marina Barrage untuk mempelajari integrasi lingkungan dan infrastruktur berkelanjutan, termasuk fungsi bendungan sebagai reservoir air tawar, pengendali banjir, serta ruang edukasi publik. Selain itu, peserta juga mengeksplorasi budaya dan kebiasaan masyarakat Singapura sebagai bagian dari pembelajaran lintas budaya.
Pada hari kedua, kegiatan berlanjut di Kuala Lumpur, Malaysia, diawali dengan kunjungan ke Dataran Merdeka untuk mempelajari sejarah awal Kuala Lumpur sekaligus melakukan campaign video dalam rangka Hari Bumi. Selanjutnya, delegasi mengunjungi Universiti Malaya sebagai kampus tertua dan bergengsi di Malaysia, serta melakukan audiensi di KBRI Kuala Lumpur bersama para pengurus. Kegiatan juga dilengkapi dengan kunjungan ke Petronas Twin Towers dan Batu Caves untuk memperdalam pemahaman budaya setempat.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari ketiga melalui International Conference yang melibatkan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura, serta kompetisi Idea Innovation SDGs 13. Dalam kesempatan tersebut, Monika Rosalinda mempresentasikan inovasinya berupa pemanfaatan limbah makanan menjadi biochar sebagai solusi berkelanjutan dalam mengurangi emisi karbon dan mengatasi permasalahan sampah organik. Inovasi ini berangkat dari keprihatinannya terhadap tingginya limbah makanan yang belum terkelola secara optimal, padahal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna bagi lingkungan, seperti peningkatan kualitas tanah dan penyerapan karbon.
Berkat gagasan yang inovatif, aplikatif, dan berdampak, ia berhasil meraih penghargaan Best Project sebagai salah satu karya terbaik dalam ajang tersebut.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Monika Rosalinda dan UIN Salatiga. Ia berharap pencapaiannya tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga mampu memberikan inspirasi bagi mahasiswa lainnya. “Semoga pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa UIN Salatiga untuk terus berkembang, berani berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Monika.





