
Seminar Web 3.0 dan Blockchain HMPS Bisnis Digital UIN Salatiga Tahun 2026
SALATIGA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bisnis Digital Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menyelenggarakan Seminar Web 3.0 dan Blockchain pada Rabu, 16 September 2026. Acara ini bertempat di Aula Lantai 3 Fakultas Dakwah (FAKDA) Kampus 3 UIN Salatiga. Kegiatan ini mengangkat tema “Mengenal Web 3.0 dan Blockchain: Masa Depan Ekonomi, Keuangan, dan Kepemilikan Digital”. Seminar ini diikuti oleh 183 peserta. Peserta terdiri dari mahasiswa Prodi Bisnis Digital dan prodi lain di UIN Salatiga, ditambah 4 mahasiswa delegasi dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Bhakti Semesta.
Rangkaian dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Salatiga serta doa. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia Rafi Akmal Falih. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua HMPS Bisnis Digital UIN Salatiga Muhammad Revan Cordova. Sambutan terakhir sekaligus pembukaan seminar secara resmi disampaikan oleh Wakil Dekan III FEBI UIN Salatiga Dr. Faqih Nabhan, S.E., M.M.
Sesi inti dipandu oleh Linda Listiani sebagai moderator. Linda merupakan mahasiswa Bisnis Digital UIN Salatiga yang juga memiliki pengalaman tidak sedikit di bidang Blockchain dan Web3. Pemateri pertama adalah Fikri Permadi, S.T., Bitget Builder SEA yang juga aktif sebagai Ambassador SUI Foundation. Ia memaparkan konsep dasar Web3 dan Blockchain mulai dari sifat desentralisasi, transparansi, hingga data yang tidak dapat diubah (imutabilitas). Ia juga menyinggung berbagai jenis aset digital seperti mata uang kripto, token utilitas, stablecoin, dan NFT beserta penerapannya di berbagai sektor mulai dari keuangan hingga industri kreatif. Fikri menegaskan bahwa Bitcoin kini semakin fleksibel dan diproyeksikan dapat digunakan untuk transaksi sehari-hari di masa depan. Ia mendorong mahasiswa untuk berani mengeksplorasi dunia Web3.0 dan Blockchain.
Sesi berlanjut bersama pemateri kedua yaitu Dr. Iskandar, M.Si. Beliau merupakan Dosen FEBI UIN Salatiga dan Wakil MUI Jawa Tengah. Ia memaparkan Web3.0 dan Blockchain dari sudut pandang ekonomi khususnya dampaknya terhadap kebijakan moneter dan fiskal. Salah satu contohnya adalah pergeseran kendali pencetakan uang oleh negara ke mekanisme algoritma yang terdesentralisasi. Ia turut mengaitkan perkembangan teknologi ini dengan sejumlah teori ekonomi. Beliau juga menghidupkan suasana forum melalui pembahasan dari sudut pandang keagamaan berdasarkan perspektif Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan vandel dan sertifikat kepada kedua pemateri sebagai bentuk penghargaan. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia.
Seminar ini turut terselenggara berkat dukungan dari CV. Karya Manunggal, Bakso Utomo, Arkha Civil Contractor, Hikmah Fotocopy, Surya Cake & Rice Box, KK Food & Drink, dan Toko Emas Kelapa.
Melalui Seminar Web 3.0 dan Blockchain ini, mahasiswa Bisnis Digital UIN Salatiga beserta peserta dari prodi dan kampus lain diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perkembangan ekonomi, keuangan, dan kepemilikan digital di era Web3. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk terus mengeksplorasi peluang dan potensi yang ditawarkan oleh teknologi Blockchain di masa depan.




