Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia: Mahasiswa FEBI Perluas Wawasan Global Melalui International Community Service

Malaysia, 7 Juni 2026 – Sebanyak 10 mahasiswa dari lima program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengikuti program Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia yang berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 8–22 Juni 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi global mahasiswa melalui pengalaman akademik, sosial, dan budaya di tingkat internasional.

Peserta program berasal dari lima program studi, yaitu Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, dan Bisnis Digital. Selama berada di Malaysia, para mahasiswa bergabung bersama delegasi internasional dari berbagai perguruan tinggi dan negara dalam serangkaian kegiatan akademik serta pengabdian masyarakat berskala internasional.

Program ini diikuti oleh peserta dari empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Thailand, dan India, yang terdiri atas mahasiswa, dosen pendamping, serta perwakilan institusi mitra. Kehadiran peserta dari berbagai negara tersebut menciptakan lingkungan pembelajaran yang multikultural dan memperkuat jejaring internasional antarperguruan tinggi di kawasan Asia. Melalui interaksi lintas negara, para peserta memperoleh pengalaman berharga dalam memahami perbedaan budaya, sistem pendidikan, serta dinamika sosial masyarakat di masing-masing negara.

Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah International Community Service di wilayah Terengganu, Malaysia. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, pelestarian budaya, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, kerja sama tim, dan adaptasi dalam lingkungan global.

Pelaksanaan Heritage Student Mobility 2026 terselenggara melalui kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) serta beberapa perguruan tinggi mitra lainnya yang memiliki komitmen dalam penguatan kolaborasi internasional, pengembangan akademik, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata implementasi internasionalisasi pendidikan tinggi yang mendorong pertukaran ide, inovasi, dan praktik terbaik antarnegara.

Selain kegiatan pengabdian masyarakat, para peserta juga mengikuti diskusi akademik, seminar internasional, cultural exchange, leadership training, serta kunjungan edukatif yang bertujuan memperluas wawasan mengenai perkembangan ekonomi, bisnis, teknologi digital, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam membangun perspektif global sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarbangsa.

Dekan FEBI menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program internasional seperti Heritage Student Mobility merupakan bagian dari upaya institusi untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengalaman internasional yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja, membangun jejaring profesional internasional, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Program Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional antarperguruan tinggi, sekaligus meningkatkan reputasi akademik institusi di tingkat regional maupun global. Melalui semangat kolaborasi, pengabdian, dan pertukaran pengetahuan, mahasiswa tidak hanya menjadi duta kampus, tetapi juga duta bangsa yang membawa nilai-nilai keilmuan, budaya, toleransi, dan persahabatan antarnegara.
“Building Global Competence, Strengthening International Collaboration, and Creating Meaningful Impact for Society.”

Capture2

Mahasiswa Bisnis Digital Berhasil Meraih Penghargaan Internasional Best Project Pada Kompetisi Idea Innovation SDGs 13

Salatiga, 25 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital semester 6, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Salatiga, Monika Rosalinda kembali mengharumkan nama institusi di tingkat internasional. Ia terpilih sebagai salah satu dari 30 pemuda berdampak dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadi delegasi dalam program International Youth Connection bertema “Special Earth Day Edition – Scaling SDG 13 through Indonesian Youth Innovation”, yang dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 20–23 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, Monika juga berhasil meraih penghargaan Best Project pada kompetisi Idea Innovation SDGs 13.

Marina Barrage scaled

Program ini merupakan forum internasional yang mempertemukan generasi muda dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk berkolaborasi dalam menjawab tantangan perubahan iklim, sejalan dengan agenda SDG 13. Rangkaian kegiatan meliputi study abroad, kunjungan ke berbagai institusi strategis, eksplorasi budaya, konferensi internasional, hingga kompetisi inovasi.

Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di Singapura dengan agenda study abroad di National University of Singapore, sebagai salah satu universitas terbaik dunia. Delegasi juga mengunjungi Marina Barrage guna mempelajari penerapan konsep pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan air dan pengendalian banjir. Selain itu, peserta turut melakukan observasi budaya sebagai bagian dari penguatan wawasan global.

Selanjutnya, pada hari kedua, kegiatan berlanjut di Kuala Lumpur, Malaysia. Delegasi mengunjungi Dataran Merdeka untuk mempelajari sejarah kota, sekaligus melaksanakan kampanye video dalam rangka Hari Bumi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Universiti Malaya serta audiensi di KBRI Kuala Lumpur. Delegasi juga berkesempatan mengunjungi ikon kota, seperti Petronas Twin Towers dan Batu Caves, sebagai bagian dari eksplorasi budaya.

Daratan Merdeka SG scaled

Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari ketiga melalui International Conference yang melibatkan peserta dari tiga negara, sekaligus kompetisi Idea Innovation SDGs 13. Dalam kesempatan tersebut, Monika mempresentasikan inovasi pemanfaatan limbah makanan menjadi biochar sebagai solusi berkelanjutan dalam mengurangi emisi karbon dan mengelola sampah organik. Inovasi ini dinilai memiliki nilai kebaruan, kebermanfaatan, serta potensi implementasi yang tinggi.

Atas capaian tersebut, Monika berhasil meraih penghargaan Best Project, yang menjadi salah satu bentuk pengakuan atas kualitas ide dan kontribusi yang diusung dalam forum internasional tersebut.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Salatiga, serta diharapkan mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi di tingkat global sesuai tagline FEBI UIN Salatiga Local Value Global Impact.

1777379267352 scaled e1777559045854

“Semoga pengalaman ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa UIN Salatiga untuk terus berkembang, berani berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan,” ungkap Monika.

Mahasiswa FEBI Raih Kemenangan Bersejarah di PORSIMAPTAR 2025

Salatiga – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Mahasiswa Pelajar dan Taruna (PORSIMAPTAR) 2025 yang berlangsung di Stadion Taruna Akpol, Semarang, 9–15 November 2025. Kontingen UIN Salatiga tampil luar biasa dengan meraih Juara I pada nomor Mix Relay 4×400 meter melalui kerja sama solid tim yang diperkuat oleh Indra Setiawan (Bisnis Digital), Devia Putri Nugraha (Psikologi Islam), Nasrhina Salafi (Psikologi Islam), dan Muhammad Maulana Alfa Dito (Perbankan Syariah). Selain itu, Indra Setiawan juga sukses menambah torehan prestasi dengan meraih Juara II pada nomor 400 Meter Putra.

Dekan FEBI UIN Salatiga, Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan para atlet. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEBI memiliki kapasitas unggul tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada kompetisi olahraga nasional. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut membawa nama FEBI dan UIN Salatiga semakin dikenal luas di kancah nasional serta menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Faqih Nabhan, M.M., turut memberikan apresiasi dan menekankan bahwa FEBI berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan kemahasiswaan, baik akademik maupun nonakademik. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap mahasiswa berprestasi akan semakin ditingkatkan melalui pendampingan, pelatihan, dan fasilitas agar semakin banyak mahasiswa FEBI mampu menembus kejuaraan nasional maupun internasional. Menurutnya, kemenangan ini menjadi momentum positif untuk memperkuat budaya kompetisi dan prestasi di lingkungan fakultas.

Sebelumnya, atlet-atlet UIN Salatiga juga telah berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada ajang POMNAS sehingga kemenangan di PORSIMAPTAR 2025 semakin memperkuat reputasi kampus sebagai institusi yang aktif mencetak mahasiswa berprestasi. Pembina atlet, Dr. Fatkhur Rozi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kedisiplinan, kerja keras, dan konsistensi latihan para atlet.

Dengan kemenangan ini, nama FEBI kembali harum di tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengukir prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik demi mengharumkan almamater UIN Salatiga. Ke depan, FEBI UIN Salatiga berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat kolaborasi, pembinaan, dan regenerasi atlet sehingga semakin banyak mahasiswa yang mampu mengharumkan nama kampus melalui prestasi di level nasional maupun internasional. (AHK)

Mahasiswa FEBI UIN Salatiga Raih Juara Favorit di Ajang Sukukversity 2025

Salatiga— Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim yang beranggotakan Cantika, Dhea, Helmi, Zidan, dan Risma berhasil meraih Juara Favorit dalam ajang Sukukversity 2025 – Video Challenge, kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui program Sukuk Ritel Seri SRO23 bersama bank mitra distribusi. Kompetisi berlangsung pada awal hingga pertengahan September 2025 dan menjadi bagian dari kampanye edukasi mengenai pentingnya investasi halal dan aman melalui instrumen sukuk negara ritel.

Dalam karyanya, tim FEBI UIN Salatiga menampilkan video kreatif yang memadukan pesan edukasi finansial dengan pendekatan visual yang menarik serta nilai-nilai ekonomi Islam. Video tersebut mendapatkan respons positif dari publik dan berhasil membawa tim meraih penghargaan Juara Favorit dengan hadiah sebesar Rp300.000. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa FEBI dalam mengemas gagasan ekonomi Islam ke dalam karya media yang relevan dan inspiratif.

Dekan FEBI UIN Salatiga, Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa atas capaian tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya unggul dalam pemahaman teori, tetapi juga mampu menerjemahkan konsep ekonomi Islam ke dalam karya kreatif yang berdampak. Ajang Sukukversity memberi ruang yang sangat baik bagi mahasiswa untuk berkarya, dan alhamdulillah mereka mampu memanfaatkannya dengan maksimal. Kami sangat bangga dengan pencapaian ini,” ujarnya.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Faqih Nabhan, M.M., turut memberikan apresiasi dan menilai keberhasilan ini sebagai bukti meningkatnya kompetensi mahasiswa FEBI dalam literasi keuangan syariah. “Keterlibatan mahasiswa FEBI dalam kompetisi nasional seperti Sukukversity 2025 menunjukkan bahwa mereka siap bersaing dan berkontribusi dalam edukasi keuangan syariah. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun kreatif,” ungkapnya.

Prestasi ini memperkuat komitmen FEBI UIN Salatiga dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Fakultas terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional sebagai bagian dari upaya membentuk generasi ekonom Muslim yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing. FEBI UIN Salatiga menyampaikan selamat kepada tim Cantika, Dhea, Helmi, Zidan, dan Risma atas capaian yang membanggakan ini dan berharap keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. (WSB)

Mahasiswa FEBI Raih Juara di Ajang Kompetisi Internasional Ekonomi dan Bisnis, MICEBIS

Malang – Tim mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga berhasil meraih juara kedua dalam kompetisi esai tingkat internasional, Maliki International Competition of Economic and Business (MICEBIS), yang berlangsung pada 23 Oktober 2024. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi universitas, tetapi juga menunjukkan potensi mahasiswa FEBI di kancah internasional.

WhatsApp Image 2024 10 31 at 11.02.16 1

MICEBIS yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, diadakan secara hybrid, dengan partisipasi peserta offline dan online dari negara-negara seperti Afghanistan, Sudan, Nigeria, Filipina, Malaysia, dan Indonesia​. Dalam lomba esai, Tim Bismillah dari UIN Salatiga, yang terdiri dari Afrida Annisa Utami, Erlina Dia Armada, dan Farah Nisa Adiba, menonjol dengan karya mereka yang dinilai memiliki analisis tajam dan orisinalitas tinggi.

Kompetisi ini mencakup lomba esai dan saham, yang menguji kemampuan intelektual peserta dalam merespon isu-isu ekonomi global. Keberhasilan tim ini, menurut juri, mencerminkan kualitas pendidikan di FEBI UIN Salatiga dan dedikasi para mahasiswanya.

WhatsApp Image 2024 10 31 at 11.02.16

Keberhasilan Tim Bismillah di MICEBIS diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berkontribusi di bidang akademik serta memperkuat reputasi FEBI UIN Salatiga di tingkat nasional maupun internasional. (AHK)

Tim Bisnis Digital UIN Salatiga Harumkan Nama Bangsa di Ajang Internasional SEIMAN 2024

Salatiga, Humas – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital UIN Salatiga nih, Sobat! Tim yang terdiri dari Sri Wahyuni serta dua mahasiswa Prodi Bisnis Digital, yaitu Ryan Setiawan dan Zander Broad Klient Layang Sasamu, sukses meraih Juara 2 dalam ajang International Call for Paper Competition yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dalam kegiatan Sharia Economics Intellectual Moslem of UIN (SEIMAN) 2024.

Kompetisi bergengsi yang dihelat pada 16 Oktober 2024 ini diikuti oleh peserta dari empat negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Gambia. Dalam ajang tersebut, tim UIN Salatiga mempresentasikan paper ilmiah berjudul:

“The Effect of Content Marketing, Viral Marketing, and Spiritual Marketing on Purchasing Decisions with Purchase Intention as an Intervening Variable (Case Study on Rocket Chicken Consumers in Salatiga)”

Melalui kajian mendalam mengenai strategi pemasaran digital yang menyentuh aspek konten, viralitas, serta nilai spiritual dalam membentuk minat beli konsumen Rocket Chicken di Salatiga, tim ini berhasil mencuri perhatian dewan juri dengan paparan yang komprehensif dan inovatif.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN Salatiga mampu bersaing di tingkat internasional. Capaian ini sekaligus mencerminkan kualitas pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga, yang terus mendorong pengembangan keterampilan dan pengetahuan mahasiswanya di bidang ekonomi dan bisnis digital berbasis nilai-nilai Islam. (AHK)

Mahasiswa dan Dosen FEBI UIN Salatiga Ikuti Beach Clean Up di Malaysia, Wujud Kolaborasi Internasional Jaga Lingkungan

Malaysia, 13 September 2024 – Sampah non-organik yang sulit terurai menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2022, Indonesia menghasilkan 21,1 juta ton sampah, dengan 34,29% (7,2 juta ton) belum dikelola dengan baik. Masalah sampah ini memerlukan kolaborasi global untuk mencari solusi efektif.


Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga merespons tantangan ini dengan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian lingkungan bertajuk Beach Clean Up, yang merupakan rangkaian dari International Heritage Program 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Terengganu, Malaysia, di Pantai Teluk Bidara pada 13 September 2024, bekerja sama dengan komunitas lokal, Geng Plastik Ija (GPI). Pengabdian ini melibatkan 98 peserta dari tiga negara yang berfokus pada membersihkan pantai dan mengedukasi masyarakat mengenai dampak sampah plastik terhadap ekosistem.


Mahasiswa FEBI UIN Salatiga yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari enam orang perwakilan dari berbagai program studi, yaitu Salsabila Fitri, Rafa Maulana Zhafir, Ardiyan Rahma Permana, Chandra Puspita, Fikiy Nabila, dan Yana Latifah Rahmah. Mereka didampingi oleh dua dosen, Agung Guritno dan Rifda Nabila.


Kegiatan Beach Clean Up memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa, termasuk Nabila yang menyatakan kebanggaannya dapat terlibat dalam kolaborasi internasional demi menjaga kebersihan pantai. “Melihat pantai menjadi bersih setelah bekerja dengan tim memberikan kepuasan tersendiri,” ungkapnya.


Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas negara sangat penting untuk mengatasi masalah lingkungan global seperti sampah plastik. Para mahasiswa merasa bangga bisa turut serta dalam upaya global ini dan berharap pengalaman yang mereka dapatkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan.

Mahasiswa FEBI UIN Salatiga Ikuti Heritage 2024 di Malaysia, Libatkan Dosen dan Kegiatan Budaya

International Student Mobility (ISM) adalah program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman dan belajar langsung di universitas luar negeri yang telah menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU). Pada tahun 2024, program ini dinamakan Heritage 2024, yang berlangsung selama dua minggu dari 2 hingga 15 September 2024 dengan tema “Cultivating Thoughts, Bridging Differences“ (Menumbuhkan Pikiran, Menjembatani Perbedaan).

Program ini diikuti oleh perguruan tinggi dari tiga negara, yaitu FEBI UIN Salatiga Indonesia, UiTM Malaysia, dan Gunma University Jepang. Peserta Heritage 2024 dari FEBI UIN Salatiga dipilih melalui seleksi ketat, termasuk Salsabila Fitri M (Manajemen Bisnis Syariah), Rafa Maulana Zhafir (Ekonomi Syariah), Ardiyan Rahma Permana (Perbankan Syariah), Chandra Puspita (Akuntansi Syariah), Fikiy Nabila A.B.A (Manajemen Bisnis Syariah), dan Yana Latifah Rahmah (Akuntansi Syariah). Selain mahasiswa, tiga dosen yaitu Abdul Aziz NP, Agung Guritno, dan Rifda Nabila dijadwalkan akan menyusul pada minggu kedua untuk mendampingi serta menjemput para peserta.

Pada minggu pertama, peserta ISM FEBI telah mengikuti sejumlah kegiatan budaya dan edukasi. Pada hari pertama (4 September 2024), mereka terlibat dalam Cultural Engagement Program yang melibatkan presentasi dan pameran tentang budaya Indonesia kepada siswa SMA di Malaysia. Selain itu, mereka juga mengikuti sesi meet and greet bersama rektor UiTM dan mengunjungi masjid terapung.

Hari kedua diisi dengan aktivitas outdoor, di mana peserta melakukan trip ke Pulau Kapas untuk snorkeling serta mencoba street food khas Malaysia di Nostalgia Jalan Ampas Tok Jembal. Kegiatan ini memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus memperkenalkan keanekaragaman kuliner setempat.

Saifudin, M.E., Ketua Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN Salatiga, diberi tugas oleh Dekan FEBI, Dr. Mochlasin, M.Ag., untuk mendampingi mahasiswa selama minggu pertama program ini. Dalam kegiatan hari ketiga, peserta ISM mengunjungi industri pembuatan keropok lekor (makanan tradisional Malaysia), membuat bubur tradisional Malaysia bersama warga setempat, serta menjelajahi street food di Pasar Kedai Payang.

Pada hari terakhir minggu pertama (7 September 2024), mereka mengunjungi Kampung Budaya Terengganu di mana mereka mencoba pakaian dan permainan tradisional Malaysia, serta mengakhiri hari dengan kunjungan ke Masjid Kristal, salah satu ikon wisata di Terengganu.

Melalui program ini, para mahasiswa FEBI UIN Salatiga diharapkan dapat memperluas wawasan internasional, belajar kolaborasi lintas budaya, serta mempererat hubungan antara Indonesia, Malaysia, dan Jepang.

FEBI UIN Salatiga, Kirim 6 Mahasiswa ke Malaysia untuk Ikuti International Student Mobility Program 2024

Salatiga – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga mengirim enam mahasiswa terpilih untuk mengikuti International Student Mobility Batch 2 Program Heritage 2024 di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Terengganu, Malaysia. Program ini berlangsung dari 2 hingga 15 September 2024 dan melibatkan tiga perguruan tinggi dari tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Jepang.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani oleh kedua rektor pada 25 Juni 2024 di kampus UiTM Terengganu. International Student Mobility (ISM) bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di universitas luar negeri bagi mahasiswa, serta memperkaya pemahaman lintas budaya.

Mahasiswa yang terpilih untuk mewakili FEBI UIN Salatiga adalah Chandra Puspita (Akuntansi Syariah), Fikiy Nabila A.B.A. (Manajemen Bisnis Syariah), Yana Latifah Rahmah (Akuntansi Syariah), Salsabila Fitri M. (Manajemen Bisnis Syariah), Rafa Maulana Zhafir (Ekonomi Syariah), dan Ardiyan Rahma Permana (Perbankan Syariah). Mereka akan didampingi oleh Kaprodi Bisnis Digital, Saifudin, M.E.

Dalam sambutan pelepasan, Dekan FEBI, Dr. Mochlasin, M.Ag., mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang terpilih. Ia menekankan bahwa program ini merupakan amanah besar, karena biaya tiket pesawat telah ditanggung oleh lembaga. Dekan juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater selama program berlangsung.

“Manfaatkan kesempatan emas ini untuk belajar bahasa asing, memperluas jaringan internasional, berkolaborasi, dan memahami budaya lain,” ujar Dr. Mochlasin. Kegiatan dalam program ini meliputi Guest Lecture, Cultural Engagement Program, Effective Presentation Skill, dan Speaking from Industry, yang akan memberikan wawasan serta keterampilan baru bagi para peserta.

Dengan tema “Cultivating Thoughts, Bridging Differences” (Menumbuhkan Pikiran, Menjembatani Perbedaan), mahasiswa FEBI UIN Salatiga diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga memperkuat kolaborasi internasional untuk masa depan yang lebih baik.

HEBAT! 4 Mahasiswa FEBI Menjadi Presenter dalam Ajang The 4th ICIES

Surakarta, 23-25 Juli 2024 – Empat mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga berhasil menjadi presenter di acara bergengsi, The 4th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) yang diadakan di Surakarta. Mereka adalah Muhammad Sifaudin dan Sepia Hartiningsih dari Program Studi Perbankan Syariah, serta Ismi Khilmiyah dan Muhammad Jalaluddin Yusuf dari Program Studi Akuntansi Syariah.

Salah satu momen yang menarik perhatian dalam kegiatan ini adalah partisipasi Muhammad Jalaluddin Yusuf, yang menjadi presenter termuda. Yusuf saat ini masih berada di semester dua dan baru akan memasuki semester tiga. Bersama dengan dosennya, Heri Kurniawan, M.E., Yusuf mempresentasikan paper berjudul “Failure of Environmental Awareness to Mediate Green Economy, Government Support, and MSME Performance.” Meskipun masih sangat muda, Yusuf mampu mempresentasikan dan menjawab pertanyaan dari para reviewer dengan baik.

WhatsApp Image 2024 07 24 at 21.11.25 1
(Yusuf sedang mempresentasikan paper di ajang ICIES)

“Yang pasti senang banget karena tidak pernah menyangka bakal langsung mencoba presentasi di depan dosen-dosen. Saya mendapatkan poin bahwa ternyata presentasi itu kurang lebih sama saja apapun keadaannya yang penting benar-benar menguasai materinya,” ujar Yusuf. Dia juga menambahkan, “Jujur saya sangat senang karena ini merupakan pertama kali bagi saya dan sangat berharga karena bisa bertemu orang-orang hebat. Pandangan saya ke depannya adalah menjadi lebih baik dan semangat dalam menjalani perkuliahan karena ternyata masih banyak hal yang belum saya ketahui.”

WhatsApp Image 2024 07 24 at 21.11.24

Selain itu, berikut adalah 3 paper lain yang juga dipresentasikan oleh para mahasiswa FEBI UIN Salatiga:

  1. Judul Paper: “Developing The Success of Halal Entrepreneurship Through Optimizing University Resources: Innovation Capacity as a Moderation Variable”
    • Penulis: Yusvita Nena Arinta, M.Si., Ismi Khilmiyah
  2. Judul Paper: “Economic Strengthening Through MSMEs: Analysis of Determinants of Constraints on Micro, Small and Medium Business Owners”
    • Penulis: Diyah Ariyani, M.A., Muhammad Sifaudin
  3. Judul Paper: “The Role of Internal and Ethnocentric Factors in Generating Intentions to Boycott Israeli-Affiliated Products”
    • Penulis: Saifudin, M.E., Sepia Hartiningsih, Monika Rosalinda, Ryan Setiawan, Salsa Ayu Ning Tyas

Prestasi ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Dr. Mochlasin, M.Ag., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga. “Saya sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh para mahasiswa kita di ICIES. Keberanian dan kemampuan mereka untuk tampil di forum internasional ini menunjukkan kualitas pendidikan yang kita berikan serta potensi besar yang dimiliki oleh mahasiswa FEBI UIN Salatiga. Khususnya untuk Yusuf, menjadi presenter termuda dan mampu menjawab pertanyaan dengan baik adalah pencapaian luar biasa. Saya berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri,” ujar Dr. Mochlasin.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa, tetapi juga memperkuat posisi FEBI UIN Salatiga sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan ilmu ekonomi Islam yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. (AHK)