Jejak langkah transformasi kelembagaan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP hingga menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terkemuka.
Pendirian IAIN Salatiga bermula dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) IKIP "Nahdlatul Ulama" Salatiga. Berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 11 Tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997, Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Salatiga beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga di bawah Departemen Agama RI.
Seiring kebutuhan dinamika masyarakat, STAIN Salatiga mengajukan pembukaan program studi baru di bidang keagamaan dan sosial ekonomi. Pada tahun 2013 disetujui program studi baru termasuk rumpun Ekonomi Syariah dan Hukum Tata Negara Islam sebagai cikal bakal pembentukan fakultas mandiri.
Berdasarkan Perpres No. 140 Tahun 2014, STAIN Salatiga resmi bertransformasi menjadi IAIN Salatiga dengan 5 Fakultas, salah satunya adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang memisahkan diri dari Jurusan Syari'ah.
Diterbitkannya Peraturan Menteri Agama RI No. 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) IAIN Salatiga menjadi dasar legalitas penuh operasional FEBI dengan melahirkan Program Studi Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah.
Pemberian izin operasional Prodi Akuntansi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah (2016), hingga transformasi UIN Salatiga menjadikan FEBI sebagai pusat unggulan pendidikan bisnis Islam terakreditasi nasional dan internasional.