Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia: Mahasiswa FEBI Perluas Wawasan Global Melalui International Community Service

Malaysia, 7 Juni 2026 – Sebanyak 10 mahasiswa dari lima program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengikuti program Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia yang berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 8–22 Juni 2026. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi global mahasiswa melalui pengalaman akademik, sosial, dan budaya di tingkat internasional.

Peserta program berasal dari lima program studi, yaitu Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, dan Bisnis Digital. Selama berada di Malaysia, para mahasiswa bergabung bersama delegasi internasional dari berbagai perguruan tinggi dan negara dalam serangkaian kegiatan akademik serta pengabdian masyarakat berskala internasional.

Program ini diikuti oleh peserta dari empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Thailand, dan India, yang terdiri atas mahasiswa, dosen pendamping, serta perwakilan institusi mitra. Kehadiran peserta dari berbagai negara tersebut menciptakan lingkungan pembelajaran yang multikultural dan memperkuat jejaring internasional antarperguruan tinggi di kawasan Asia. Melalui interaksi lintas negara, para peserta memperoleh pengalaman berharga dalam memahami perbedaan budaya, sistem pendidikan, serta dinamika sosial masyarakat di masing-masing negara.

Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah International Community Service di wilayah Terengganu, Malaysia. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, edukasi, pelestarian budaya, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, kerja sama tim, dan adaptasi dalam lingkungan global.

Pelaksanaan Heritage Student Mobility 2026 terselenggara melalui kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) serta beberapa perguruan tinggi mitra lainnya yang memiliki komitmen dalam penguatan kolaborasi internasional, pengembangan akademik, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata implementasi internasionalisasi pendidikan tinggi yang mendorong pertukaran ide, inovasi, dan praktik terbaik antarnegara.

Selain kegiatan pengabdian masyarakat, para peserta juga mengikuti diskusi akademik, seminar internasional, cultural exchange, leadership training, serta kunjungan edukatif yang bertujuan memperluas wawasan mengenai perkembangan ekonomi, bisnis, teknologi digital, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam membangun perspektif global sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarbangsa.

Dekan FEBI menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program internasional seperti Heritage Student Mobility merupakan bagian dari upaya institusi untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengalaman internasional yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja, membangun jejaring profesional internasional, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Program Heritage Student Mobility 2026 Goes to Malaysia diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama internasional antarperguruan tinggi, sekaligus meningkatkan reputasi akademik institusi di tingkat regional maupun global. Melalui semangat kolaborasi, pengabdian, dan pertukaran pengetahuan, mahasiswa tidak hanya menjadi duta kampus, tetapi juga duta bangsa yang membawa nilai-nilai keilmuan, budaya, toleransi, dan persahabatan antarnegara.
“Building Global Competence, Strengthening International Collaboration, and Creating Meaningful Impact for Society.”

Capture2

Mahasiswa Bisnis Digital Berhasil Meraih Penghargaan Internasional Best Project Pada Kompetisi Idea Innovation SDGs 13

Salatiga, 25 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital semester 6, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Salatiga, Monika Rosalinda kembali mengharumkan nama institusi di tingkat internasional. Ia terpilih sebagai salah satu dari 30 pemuda berdampak dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadi delegasi dalam program International Youth Connection bertema “Special Earth Day Edition – Scaling SDG 13 through Indonesian Youth Innovation”, yang dilaksanakan di Singapura dan Malaysia pada 20–23 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, Monika juga berhasil meraih penghargaan Best Project pada kompetisi Idea Innovation SDGs 13.

Marina Barrage scaled

Program ini merupakan forum internasional yang mempertemukan generasi muda dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk berkolaborasi dalam menjawab tantangan perubahan iklim, sejalan dengan agenda SDG 13. Rangkaian kegiatan meliputi study abroad, kunjungan ke berbagai institusi strategis, eksplorasi budaya, konferensi internasional, hingga kompetisi inovasi.

Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di Singapura dengan agenda study abroad di National University of Singapore, sebagai salah satu universitas terbaik dunia. Delegasi juga mengunjungi Marina Barrage guna mempelajari penerapan konsep pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan air dan pengendalian banjir. Selain itu, peserta turut melakukan observasi budaya sebagai bagian dari penguatan wawasan global.

Selanjutnya, pada hari kedua, kegiatan berlanjut di Kuala Lumpur, Malaysia. Delegasi mengunjungi Dataran Merdeka untuk mempelajari sejarah kota, sekaligus melaksanakan kampanye video dalam rangka Hari Bumi. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Universiti Malaya serta audiensi di KBRI Kuala Lumpur. Delegasi juga berkesempatan mengunjungi ikon kota, seperti Petronas Twin Towers dan Batu Caves, sebagai bagian dari eksplorasi budaya.

Daratan Merdeka SG scaled

Puncak kegiatan dilaksanakan pada hari ketiga melalui International Conference yang melibatkan peserta dari tiga negara, sekaligus kompetisi Idea Innovation SDGs 13. Dalam kesempatan tersebut, Monika mempresentasikan inovasi pemanfaatan limbah makanan menjadi biochar sebagai solusi berkelanjutan dalam mengurangi emisi karbon dan mengelola sampah organik. Inovasi ini dinilai memiliki nilai kebaruan, kebermanfaatan, serta potensi implementasi yang tinggi.

Atas capaian tersebut, Monika berhasil meraih penghargaan Best Project, yang menjadi salah satu bentuk pengakuan atas kualitas ide dan kontribusi yang diusung dalam forum internasional tersebut.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Salatiga, serta diharapkan mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi di tingkat global sesuai tagline FEBI UIN Salatiga Local Value Global Impact.

1777379267352 scaled e1777559045854

“Semoga pengalaman ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa UIN Salatiga untuk terus berkembang, berani berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan,” ungkap Monika.

ACCES 2025 di FEBI UIN Salatiga: Merancang Karier Akuntansi Global Sejak Dini

Salatiga — Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Salatiga sukses menyelenggarakan Accounting Competition and Seminar (ACCES) 2025 pada 24 September 2025 di Auditorium Student Center UIN Salatiga. Mengusung tema “Designing Your Accounting Career: Early Strategies to Build a Global-Ready Professional Path,” agenda tahunan ini menghadirkan Lomba Poster Nasional, Lomba Essay Nasional, Olimpiade Akuntansi Nasional, serta Seminar Internasional. Total 350 mahasiswa dari berbagai universitas berpartisipasi, dengan subtema lomba “Enhancing Soft Skills, Critical Thinking, and Creative Innovation for Outstanding Achievement.”

Yusvita Nena Arinta, M.Si. (Kaprodi Akuntansi Syariah) menegaskan orientasi penguatan kompetensi sejak dini. “ACCES 2025 kami desain untuk mengasah soft skills, nalar kritis, dan portofolio agar lulusan siap bersaing secara global tanpa meninggalkan kepatuhan syariah,” ujarnya. Ia berharap capaian dari kompetisi dan seminar ini menjadi pijakan nyata bagi mahasiswa untuk membangun portofolio serta jejaring profesional sejak bangku kuliah.

Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag. (Dekan FEBI UIN Salatiga) menekankan dukungan penuh fakultas terhadap pembinaan talenta akuntansi. “FEBI menumbuhkan akuntan yang adaptif, berintegritas, dan melek standar internasional,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Dekan membuka ACCES 2025 secara resmi.

WhatsApp Image 2025 10 28 at 19.54.47

Sesi Seminar Internasional menghadirkan Faqiatul Mariya Waharini, M.Si. (Edinburgh University) dan Sandy Arief, Ph.D., CPA (Aust.) (Sekretaris Senat Akademik Universitas Negeri Semarang). Keduanya membahas strategi menata karier akuntansi bertaraf global, pentingnya penguasaan standar internasional seperti IFRS dan ISA, kesiapan menghadapi transformasi digital (analitik data, otomatisasi), serta penguatan etika dan tata kelola. Paparan diperkaya studi kasus dan kiat praktis membangun rekam jejak akademik–profesional sejak bangku kuliah. Antusiasme peserta memuncak pada sesi diskusi. Sebagai apresiasi, CPA Australia memberikan goodie bag menarik kepada sejumlah peserta yang beruntung.

WhatsApp Image 2025 10 28 at 19.54.51

Rangkaian Lomba Poster, Lomba Essay, dan Olimpiade Akuntansi menegaskan integrasi pengetahuan dengan keterampilan abad-21. Panitia mendorong peserta menindaklanjuti capaian melalui penyusunan portofolio karya, persiapan sertifikasi awal yang relevan, serta perluasan jejaring profesional dan riset. ACCES 2025 meneguhkan peran FEBI UIN Salatiga sebagai ekosistem pembelajaran yang melahirkan akuntan muda kompeten, berintegritas, dan siap menjawab kebutuhan industri global. (AHK)

Mahasiswa FEBI Ramai-Ramai ke Panti, Ada Apa di Bulan Ramadan Ini?

Salatiga, 14 Maret 2025 – Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga. Melalui kegiatan Economic Fest Movement (EFM) yang diselenggarakan oleh DEMA FEBI, semangat kepedulian sosial dan solidaritas mahasiswa dipupuk dengan berbagai kegiatan bermakna selama dua hari, yakni pada Rabu, 12 Maret 2025 dan Jumat, 14 Maret 2025.

Mengangkat tema “Knitting Friendship in Harmony and Competition in the Month of Ramadan Kareem”, EFM hadir untuk menumbuhkan karakter produktif, kompetitif, dan penuh empati pada diri mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kebersamaan, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pengabdian yang nyata, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.

WhatsApp Image 2025 03 16 at 19.40.35

Hari pertama EFM digelar di Panti Asuhan Darul Hadlonah, dengan melibatkan 28 anak panti asuhan sebagai peserta utama. Anak-anak mengikuti lomba Islami seperti adzan, doa pendek, dan pidato, diselingi ice breaking dan ditutup dengan buka puasa bersama dan salat maghrib berjamaah. Hadir dalam kegiatan tersebut, pengasuh panti, Slamet Darmono, yang turut memberikan dukungan penuh atas kegiatan mahasiswa FEBI.

WhatsApp Image 2025 03 16 at 19.40.33 1

Memasuki puncak acara pada Jumat, 14 Maret 2025, EFM dilanjutkan di Lantai 2 Gedung FEBI Kampus 3 dan diikuti oleh sekitar 100 peserta. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, penampilan seni dari mahasiswa seperti hadroh dan tari tradisional, hingga sambutan dari Ketua DEMA FEBI dan Dekan FEBI. Momen spesial terjadi saat dilakukan santunan kepada anak-anak panti, serta pembagian hadiah lomba Islami dan pengumuman pemenang Lomba Video Kreatif bertema Ramadan.

Acara ini juga menghadirkan pemateri inspiratif, Nashrul Haqqi Firmansyah, M.Pd., Dosen FEBI, yang memaparkan pentingnya manajemen waktu, makna Ramadan bagi mahasiswa, serta bagaimana Ramadan dapat menjadi momentum perbaikan sosial.

WhatsApp Image 2025 03 16 at 19.40.35

Suasana Ramadan semakin meriah dengan hadirnya bazar makanan kolaborasi antara DEMA dan HMPS, yang menampilkan kreativitas kuliner dari HMPS Manajemen Bisnis Syariah, Ekonomi Syariah, dan Perbankan Syariah. Bazar ini menjadi ajang penguatan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus menjadi daya tarik tersendiri menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan EFM juga dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, antara lain Dekan FEBI Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Fetria Eka Yudiana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Dr. Faqih Nabhan, S.E., M.M., Ketua Prodi Perbankan Syariah Nur Huri Mustofa, S.Ag., M.Si., Pembina Kemahasiswaan Dr. Saifudin Zuhri, M.Si., serta dosen pemateri dan tamu undangan dari STIE AMA Salatiga.

Secara keseluruhan, Economic Fest Movement 2025 berjalan dengan lancar dan sukses. Tak hanya mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang aktualisasi diri dan pembentukan karakter sosial mahasiswa FEBI. Semangat Ramadan dirayakan dengan penuh makna, memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan yang sejalan dengan visi FEBI UIN Salatiga. (AHK)

FEBI UIN Salatiga Gelar Rapat Kerja ORMAWA: Perkuat Sinergi dan Integritas Mahasiswa

Salatiga, 25 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga kembali menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi mahasiswa yang kompeten dan berintegritas melalui Rapat Kerja Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FEBI. Bertempat di Aula Gedung FEBI Kampus 3 UIN Salatiga, kegiatan ini dihadiri oleh 242 peserta, yang terdiri dari pengurus ORMAWA FEBI, perwakilan organisasi mahasiswa lainnya, serta delegasi dari Universitas Wahid Hasyim.

Dengan mengusung tema “Sinergikan Peran ORMAWA FEBI yang Berkompeten dan Berintegritas Guna Mencapai Kinerja yang Unggul”, rapat kerja ini menjadi forum strategis bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada akademik, kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FEBI UIN Salatiga, Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag., yang membuka acara, menegaskan pentingnya keseimbangan antara akademik dan organisasi. “Organisasi bukan pelarian dari akademik, tetapi ruang belajar yang melengkapi. Kuncinya adalah keseimbangan, bukan memilih salah satu. Selain itu, pemanfaatan dan pengembangan teknologi dalam organisasi bukan sekadar inovasi, tetapi langkah strategis agar program dan kegiatan dapat berjalan berkelanjutan di setiap periode,” ungkapnya.

IMG 6242 1

Rapat kerja ini berlangsung dalam bentuk persidangan yang sistematis dan terstruktur. Setiap peserta diberikan hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan masukan, serta membahas program kerja yang diajukan. Agenda rapat kerja dimulai dengan Sidang Pendahuluan, yang berfokus pada pembahasan tata tertib dan dipimpin oleh Pimpinan Sidang. Selanjutnya, Sidang Pleno dipimpin oleh Presidium dari SEMA FEBI, HMPS AKS, HMPS ES, HMPS MBS, HMPS PS, HMPS BD, serta Presidium DEMA FEBI UIN Salatiga.

Seluruh presentasi program kerja ORMAWA disaksikan langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Faqih Nabhan, S.E., M.M., Pembina Kemahasiswaan FEBI, Dr. Saifudin Zuhri, M.Si., serta Kepala Bagian FEBI, Umi Sahil, S.E., M.M. Kehadiran para pimpinan FEBI ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan organisasi mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran dan pengembangan karakter mahasiswa.

Tujuan utama dari rapat kerja ini adalah untuk menyusun program kerja satu periode ke depan serta mengevaluasi kinerja organisasi sebelumnya. Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas serta sinergi antarorganisasi di lingkungan FEBI, sehingga setiap program yang dijalankan memiliki dampak yang nyata bagi mahasiswa dan masyarakat. Dengan adanya rapat kerja ini, diharapkan ORMAWA FEBI dapat semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai wadah pengembangan akademik, kepemimpinan, serta inovasi sosial. FEBI UIN Salatiga terus berupaya menciptakan lingkungan organisasi yang profesional, dinamis, dan berorientasi pada kemajuan, sejalan dengan visi fakultas dalam mencetak generasi unggul di bidang ekonomi dan bisnis Islam. (AHK)

Senat Mahasiswa FEBI UIN Salatiga Gelar Public Hearing: Wujud Nyata Demokrasi Kampus dan Kedaulatan Mahasiswa

Senat Mahasiswa FEBI UIN Salatiga Gelar Seminar Public Hearing di Aula Gedung FEBI

Salatiga – Pada Rabu, 2 Oktober 2024, Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga sukses menyelenggarakan seminar bertema “Public Hearing: Ruang Auditensi Publik sebagai Manifestasi Demokrasi dan Kedaulatan Mahasiswa”. Acara ini berlangsung di aula gedung FEBI lantai tiga dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai jurusan di lingkungan FEBI. Seminar ini bertujuan memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam pengambilan kebijakan fakultas dan menjadi sarana penyampaian aspirasi mahasiswa secara langsung kepada pihak pengelola fakultas.

public hearing 1

Ketua Senat Mahasiswa FEBI, Farah Nisa Adiba, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keterbukaan dan transparansi di fakultas. Public hearing ini adalah wujud nyata demokrasi di lingkungan kampus. Melalui forum ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam menentukan arah kebijakan fakultas dan menyampaikan berbagai keluhan serta usulan mereka secara langsung. Kegiatan semacam ini harus rutin diadakan guna menjaga komunikasi yang sehat antara mahasiswa dan fakultas.

Public Hearing 5

Dekan FEBI, Dr. Mochlasin, M.Ag. yang hadir sebagai pembicara utama, memberikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya forum diskusi publik sebagai wadah aspirasi mahasiswa. “Mahasiswa adalah elemen kunci dalam perjalanan fakultas ini. Melalui public hearing, kita bisa mendengarkan berbagai pandangan, ide, serta kritik yang membangun dari para mahasiswa. Kami sangat terbuka terhadap setiap masukan yang disampaikan demi kemajuan bersama,” tegas Dr. Mochlasin, M.Ag

Public Hearing 2

Seminar ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama menghadirkan diskusi panel mengenai pentingnya auditensi publik dalam mewujudkan kedaulatan mahasiswa. Para pembicara menyoroti peran aktif mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan transparan. Sesi kedua adalah sesi tanya jawab di mana mahasiswa diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, seperti transparansi penggunaan anggaran kegiatan mahasiswa, fasilitas kampus, dan peningkatan layanan akademik.

Public Hearing 3

Diskusi berjalan dinamis dengan banyak mahasiswa berpartisipasi secara aktif dalam mengajukan pertanyaan dan memberikan masukan. Pihak fakultas, melalui perwakilan yang hadir, memberikan respons langsung terhadap berbagai aspirasi tersebut. Kesepakatan juga dicapai untuk melakukan perbaikan di beberapa sektor, terutama terkait fasilitas kampus dan kegiatan akademik.

Public Hearing 9

Acara ditutup dengan harapan bahwa kegiatan seperti public hearing ini akan menjadi agenda rutin tahunan yang memperkuat hubungan antara mahasiswa dan pihak fakultas. Melalui forum ini, FEBI UIN Salatiga diharapkan mampu menciptakan ruang yang lebih demokratis bagi mahasiswanya, di mana suara mereka benar-benar didengar dan dipertimbangkan dalam setiap pengambilan keputusan.

Mahasiswa dan Dosen FEBI UIN Salatiga Ikuti Beach Clean Up di Malaysia, Wujud Kolaborasi Internasional Jaga Lingkungan

Malaysia, 13 September 2024 – Sampah non-organik yang sulit terurai menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2022, Indonesia menghasilkan 21,1 juta ton sampah, dengan 34,29% (7,2 juta ton) belum dikelola dengan baik. Masalah sampah ini memerlukan kolaborasi global untuk mencari solusi efektif.


Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga merespons tantangan ini dengan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian lingkungan bertajuk Beach Clean Up, yang merupakan rangkaian dari International Heritage Program 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Terengganu, Malaysia, di Pantai Teluk Bidara pada 13 September 2024, bekerja sama dengan komunitas lokal, Geng Plastik Ija (GPI). Pengabdian ini melibatkan 98 peserta dari tiga negara yang berfokus pada membersihkan pantai dan mengedukasi masyarakat mengenai dampak sampah plastik terhadap ekosistem.


Mahasiswa FEBI UIN Salatiga yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari enam orang perwakilan dari berbagai program studi, yaitu Salsabila Fitri, Rafa Maulana Zhafir, Ardiyan Rahma Permana, Chandra Puspita, Fikiy Nabila, dan Yana Latifah Rahmah. Mereka didampingi oleh dua dosen, Agung Guritno dan Rifda Nabila.


Kegiatan Beach Clean Up memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa, termasuk Nabila yang menyatakan kebanggaannya dapat terlibat dalam kolaborasi internasional demi menjaga kebersihan pantai. “Melihat pantai menjadi bersih setelah bekerja dengan tim memberikan kepuasan tersendiri,” ungkapnya.


Inisiatif ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas negara sangat penting untuk mengatasi masalah lingkungan global seperti sampah plastik. Para mahasiswa merasa bangga bisa turut serta dalam upaya global ini dan berharap pengalaman yang mereka dapatkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan.

FEBI UIN Salatiga Resmi Gelar AICIEB 2024, Menggabungkan ESG dan Prinsip Halal dalam Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Salatiga, 18 september 2024-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Salatiga kembali dengan bangga menyelenggarakan The 5th Annual International Conference on Islamic Economics and Business (AICIEB) 2024 pada hari ini, Rabu (18/09/2024), bertempat di Laras Asri Resort and Spa, Salatiga. Acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pengelola, panitia, dan para mitra, sebagaimana disampaikan oleh Dr. Mochlasin, M.Ag., Dekan FEBI UIN Salatiga, dalam sambutan pembukaannya.

“Tentu, penyelenggaraan AICIEB secara konsisten bukanlah hal mudah. Kolaborasi antara pengelola, panitia, dan mitra menjadi kunci utama suksesnya acara ini,” ujar Dr. Mochlasin.

Konferensi tahun ini mengusung tema “Aligning ESG with Halal Principles to Realize Green Economy for Sustainable Development in the Era of Society 5.0”. Tema tersebut mengarahkan diskusi pada penerapan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) yang sesuai dengan prinsip halal untuk mewujudkan ekonomi hijau yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan era Society 5.0. Menurut Dr. Mochlasin, tema ini sekaligus mempertegas posisi FEBI UIN Salatiga sebagai Fakultas Spiritual Economics dan Green Wasathiyah Economy.

Dalam konferensi ini, beberapa narasumber terkemuka turut berpartisipasi, termasuk Slamet Sulistiono, Kepala Divisi Syariah Bank Jateng, dan perwakilan dari berbagai universitas internasional seperti UiTM Malaysia, Mindanao State University Filipina, Fatoni University Thailand, University of Engineering & Technology (UET) Taxila Pakistan, dan Universitas Airlangga (UNAIR) Indonesia. Dr. Fetria Eka Yudiana, M.Si., dosen FEBI UIN Salatiga, juga turut memberikan sumbangsihnya dalam acara ini.

Dr. Mochlasin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan AICIEB 2024, termasuk Rektor, Pengelola FEBI, Panitia, dan seluruh civitas akademika FEBI UIN Salatiga. Dukungan sponsor dari Bank Jateng Syariah, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah, Bank Syariah Indonesia (BSI), BMT FAST, dan beberapa mitra lainnya juga turut menjadikan acara ini sukses terselenggara.

Keunikan AICIEB 2024 tidak hanya terletak pada kehadiran narasumber dari lima negara, tetapi juga partisipasi peserta internasional dari Uganda, Yaman, Mali, dan Indonesia. Selain itu, konferensi ini diadakan dalam suasana budaya Jawa, mengusung semangat “think globally, act locally.”

“Semoga perhelatan ini berjalan lancar, sukses, dan berkah,” pungkas Dr. Mochlasin, M.Ag.

FEBI UIN Salatiga Gelar AICIEB 2024: Kolaborasi ESG dan Prinsip Halal Wujudkan Ekonomi Hijau Berkelanjutan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Salatiga akan kembali menyelenggarakan The 5th Annual International Conference on Islamic Economics and Business (AICIEB) 2024 pada Rabu, 18 September 2024 di Laras Asri Resort and Spa, Salatiga. Konferensi ini mengangkat tema “Aligning ESG with Halal Principles to Realize Green Economy for Sustainable Development in the Era of Society 5.0”, yang menegaskan peran FEBI UIN Salatiga sebagai Fakultas Spiritual Economics dan Green Wasathiyah Economy.

Dr. Mochlasin, M.Ag., Dekan FEBI UIN Salatiga, menjelaskan bahwa konferensi ini bertujuan membahas penerapan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) yang sesuai dengan prinsip halal, guna mewujudkan ekonomi hijau yang berkelanjutan di era Society 5.0. “Konferensi ini adalah ajang diskusi internasional bagi akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk membahas kontribusi ekonomi Islam dalam menghadapi tantangan global terkait keberlanjutan dan inovasi hijau,” ujar Mochlasin.

Konferensi ini akan dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., Rektor UIN Salatiga, dengan sambutan pembuka dari Dekan FEBI, Dr. Mochlasin, M.Ag. Keynote speech akan disampaikan oleh Slamet Sulistiono, Kepala Divisi Syariah Bank Jateng.

AICIEB 2024 akan menghadirkan narasumber dari lima negara, yaitu Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Mindanao State University Filipina, Fatoni University Thailand, University of Engineering & Technology (UET) Taxila Pakistan, dan Universitas Airlangga (UNAIR) Indonesia. Para dekan PTN se-Jawa Tengah dan DIY, dosen ekonomi Islam dan konvensional, serta berbagai pihak terkait dari sektor pemerintahan, BUMN, hingga pengusaha dan mahasiswa dari berbagai program studi akan turut hadir sebagai peserta.

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Rektor, Dekan, Panitia, serta seluruh civitas akademika FEBI UIN Salatiga. Sponsor utama adalah Bank Jateng Syariah, dengan sponsor pendukung dari Bank Syariah Indonesia (BSI), BMT FAST, Prenada Media, dan lainnya. Uniknya, AICIEB tahun ini akan menghadirkan narasumber dan peserta internasional dari Uganda, Yaman, dan Mali, yang dipadukan dengan suasana budaya lokal Jawa, sebagai wujud kolaborasi global dengan pendekatan lokal.

“Semoga perhelatan tahunan ini dapat berjalan lancar, sukses, dan berkah,” tutup Mochlasin. ***

Mahasiswa FEBI UIN Salatiga Ikuti Heritage 2024 di Malaysia, Libatkan Dosen dan Kegiatan Budaya

International Student Mobility (ISM) adalah program yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan pengalaman dan belajar langsung di universitas luar negeri yang telah menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU). Pada tahun 2024, program ini dinamakan Heritage 2024, yang berlangsung selama dua minggu dari 2 hingga 15 September 2024 dengan tema “Cultivating Thoughts, Bridging Differences (Menumbuhkan Pikiran, Menjembatani Perbedaan).

Program ini diikuti oleh perguruan tinggi dari tiga negara, yaitu FEBI UIN Salatiga Indonesia, UiTM Malaysia, dan Gunma University Jepang. Peserta Heritage 2024 dari FEBI UIN Salatiga dipilih melalui seleksi ketat, termasuk Salsabila Fitri M (Manajemen Bisnis Syariah), Rafa Maulana Zhafir (Ekonomi Syariah), Ardiyan Rahma Permana (Perbankan Syariah), Chandra Puspita (Akuntansi Syariah), Fikiy Nabila A.B.A (Manajemen Bisnis Syariah), dan Yana Latifah Rahmah (Akuntansi Syariah). Selain mahasiswa, tiga dosen yaitu Abdul Aziz NP, Agung Guritno, dan Rifda Nabila dijadwalkan akan menyusul pada minggu kedua untuk mendampingi serta menjemput para peserta.

Pada minggu pertama, peserta ISM FEBI telah mengikuti sejumlah kegiatan budaya dan edukasi. Pada hari pertama (4 September 2024), mereka terlibat dalam Cultural Engagement Program yang melibatkan presentasi dan pameran tentang budaya Indonesia kepada siswa SMA di Malaysia. Selain itu, mereka juga mengikuti sesi meet and greet bersama rektor UiTM dan mengunjungi masjid terapung.

Hari kedua diisi dengan aktivitas outdoor, di mana peserta melakukan trip ke Pulau Kapas untuk snorkeling serta mencoba street food khas Malaysia di Nostalgia Jalan Ampas Tok Jembal. Kegiatan ini memberikan pengalaman menyenangkan sekaligus memperkenalkan keanekaragaman kuliner setempat.

Saifudin, M.E., Ketua Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN Salatiga, diberi tugas oleh Dekan FEBI, Dr. Mochlasin, M.Ag., untuk mendampingi mahasiswa selama minggu pertama program ini. Dalam kegiatan hari ketiga, peserta ISM mengunjungi industri pembuatan keropok lekor (makanan tradisional Malaysia), membuat bubur tradisional Malaysia bersama warga setempat, serta menjelajahi street food di Pasar Kedai Payang.

Pada hari terakhir minggu pertama (7 September 2024), mereka mengunjungi Kampung Budaya Terengganu di mana mereka mencoba pakaian dan permainan tradisional Malaysia, serta mengakhiri hari dengan kunjungan ke Masjid Kristal, salah satu ikon wisata di Terengganu.

Melalui program ini, para mahasiswa FEBI UIN Salatiga diharapkan dapat memperluas wawasan internasional, belajar kolaborasi lintas budaya, serta mempererat hubungan antara Indonesia, Malaysia, dan Jepang.